Tampilkan postingan dengan label game. Tampilkan semua postingan
Game: Telah Rilis Game Yang Bernama Tiger Knight


NetDragon, salah satu pengembang terkenal dari Cina baru saja merilis game massive 3D war berjudul Tiger Knight. Game ini diinspirasi oleh Three Kingdom. Dengan art style yang realistis, mode pertempuran yang bermacam, skenarion pertempuran 100 vs 100 dan efek benturan yang sungguhan. Tiger Knight merupakan game online perang pertama yang menggabungkan gameplay strategi berperang dan action arena.

Tiger Knight akan menggunakan Unreal 3 engine dan NVIDIA PHYSX sehingga menampilkan detil medan perang yang realistis. Benturan antar pedang, cipratan lumpur dan darah dibuat dengan realistis. Dalam Tiger Knight, pemain akan berperan sebagai jendral dan memimpin pasukannya dalam pertempuran.

Pemain harus menggunakan strategi yang jitu dalam mengalahkan setiap musuh seperti menggunakan unit dan formasi yang pas serta menggunakan lingkungan sekitar. Dalam Tiger Knight pemain juga bisa membuka teknologi, senjata baru, armor dan unit. Pemain juga bisa merasakan Battle of Guandu, the Battle of Chibi, the Battle of Yiling, dan masih banyak lago.
Wow! Processor PS4 43 kali lebih hebat dari PS2
Sony baru saja mengungkapkan fakta menarik terkait produk konsol game terbarunya, PlayStation 4. Dalam akun Google+ miliknya, Sony Inggris pun mengungkapkan kalau prosesor AMD Jaguar pada PS4 memiliki delapan core dengan kecepatan 1.6GHz. Selain itu, prosesor tersebut juga memiliki kecepatan 43 kali lebih tinggi jika dibandingkan dengan konsol game PS2.
Sejauh ini, pihak Sony memang belum pernah mengungkapkan secara rinci spesifikasi dari konsol game terbarunya tersebut. Mereka hanya mengatakan kalau konsol game tersebut menggunakan CPU AMD x86-64 AMD Jaguar yang memiliki delapan core. Mereka tak menyebutkan kecepatan dari prosesor tersebut.
Namun kecepatan 1.6GHz tersebut tidak konstan. Menurut tes benchmark di Substance Engine, konsol game PS4 tersebut memiliki core prosesor yang mampu berjalan dengan kecepatan 2GHz agar mampu mempertahankan kecepatan Texture Generation tetap pada 14MB/s. Angka tersebut pun lebih tinggi dibandingkan Xbox One yang memiliki kecepatan Texture Generation sebesar 12MB/s.
Benarkah? Steam Membuat Game Tidak Memiliki Harga?
Steam adalah salah satu portal game paling populer di dunia, terutama untuk kalangan pencinta PC game. Steam juga baru-baru ini meluncurkan sebuah fitur menarik, yaitu fitur meminjamkan gamekepada teman. Kamu dan teman-teman kamu bisa saling meminjamkan game, tanpa harus masing-masing membeli.
Steam juga tidak lama ini menetapkan sebuah program, dimana para developer dapat menentukan harga diskonnya sendiri. Nicholas Lovell, Founder dari Gamebriefs dan seorang penulis yang selalu membahas bisnis game, memiliki pendapat yang unik tentang Steam dan strategi mereka dalam menjualgame.
Menurut Lovell, pasar di Steam dapat diibaratkan layaknya konsep Joseph Bertrand, dimana produk yang dibuat memiliki kompetisi harga yang sangat ketat, setiap produsen/developer akan menurunkan harga hingga harga tersebut jatuh ke angka marginal cost. Valve telah membuat Steam sebagai pasar yang memiliki kompetisi yang sangat ketat.
“I set out the economic arguments for why a digital product will tend towards a cost of zero over time. Broadly put, an economist named Joseph Bertrand established that, all things being equal, in a competitive market, the cost of a product falls over time to the marginal cost, driven predominantly by competition…”“There is an issue with Bertrand Competition: it excludes the impact of marketing; it assumes that one pair of shoes is as good as another pair of shoes; it doesn’t factor in the cost of comparison, or the cost of switching, all of which are real. But what it does say is that the thing that drives the cost of products down, particularly in the case of digital products with low marginal costs, is competition, not piracy. And by removing itself from the pricing process on Steam, Valve has just made its platform hyper-competitive” – Nicholas Lovell
Lovell juga mengaitkan hal ini dengan penjualan hardware. Menurut Lovell, Steam yang ingin merilis Steam Machine/Steambox pasti akan berkompetisi dengan game konsol. Steam tidak akan mungkin mengikuti jejak kompetitornya yang dimana kompetitornya (Microsoft dengan Xbox dan Sony dengan Playstation) memasang harga mahal untuk game-nya dan mensubsidikan keuntungan dari penjualan game ke biaya produksi mesin konsolnya.
Menurut Lovell, Steam ingin mencoba menjadikan game PC menjadi “gratis” karena hal ini akan menjadi senjata andalan untuk Steam agar bisa merebut pasar konsol dari Microsoft Xbox dan Sony Playstation. Terlebih dengan aksi Valve yang membuka akses untuk para developer (Greenlight), membuat game baru cepat tersedia (Early Access) dan juga menjadikan pasar mengatur harganya sendiri (para developermenentukan diskonnya sendiri).
“The Steambox is a competitor to consoles, created by Valve. It is supposed to provide an out-of-the-box PC gaming experience, although it struggles to compete on either price or on marketing with the consoles. It doesn’t seem as if Steam is keen to subsidise the costs of the box, not to the level that Microsoft and Sony are.But what if Steam’s USP was thousands or tens of thousands of games for free? What if it competed with consoles by taking the Steve Jobs’ approach of an open platform with the price set by developers (and hence likely to tend to free, according to Bertrand Competition). What if Steam *wants* the PC market to go to free because it will be a powerful competitive weapon as it battles the console manufacturers.Then I would expect Steam to open Steam to many more developers (Greenlight), to make games available fast (Early Access) and to give the market control over pricing (developers set their own sales).” – Nicholas Lovell
Lovell juga mengatakan bahwa Valve memang telah sukses untuk membuat skema bisnis game IAP/F2P. Jika memang Valve akan membuat setiap game yang berada di Steam menjadi F2P, hal ini akan membuat Valve menjadi banyak uang. Meskipun begitu, Lovell tidak berharap untuk Valve berhenti menyalurkan game yang berbayar, hanya saja menurut Lovell Valve seperti ingin membuka pasar lebih kepada teman-teman developer, dan ingin melihat bagaimana bisnis dan perilaku konsumen di pasargame.
“Valve makes money from the In-App Purchases discovered through its platform. It also makes money from selling games upfront. If customers are becoming more comfortable downloading games for free than paying for them upfront, Valve can make money either way.That doesn’t mean I expect Valve to stop supporting paid games, in the same way that I don’t expect Apple or Google to do so. I do mean that Valve seems likely to open the market to more developers, to more experimentation and to more price points to see what works for consumers and businesses alike.” – Nicholas Lovell
Game: Minigames Tentang Pemilu 2014!
Masih bingung dengan partai yang mengikuti Pemilu nanti? Masih belum mengenal latar belakang dari para calon presiden yang telah mendeklarasikan diri? Kini kamu bisa mencari informasinya sambil bermain. GITS Games dari Yogyakarta baru-baru ini merilis Game Pemilu 2014.
Dalam rangka menyambut pesta demokrasi di tahun ini, Gits Games bekerja sama dengan STMIK Amikom menghadirkan Game Pemilu 2014. Di game ini tersedia informasi tentang partai peserta pemilu dan calon yang mereka usung. Tentunya masih ada partai yang balum memiliki calon, yang akan di-update begitu sudah ditentukan calonnya.
Game Pemilu 2014 ini memiliki 3 mini games yang bisa kamu pilih. Pertama, ada game mencocokkan gambar. Gameplay-nya mirip dengan Candy Crush Saga, tetapi bedanya adalah di sini memakai logo partai. Lalu ada game helikopter, sebuah endless run game horizontal. Terakhir, ada game endless runvertikal, menghindari rintangan dan menangkap politisi busuk dan uang suap.
Nah, sekarang tidak ada lagi alasan golput karena kurang informasi. Kamu tinggal mainkan game ini!
Game Game Yang Di Prediksikan Laris Tahun 2014
Setiap Tahun angka pembuatan game atau perilisan game semakin UpDate , Mulai Dari Tampilan Grafis yang Spectakular sampai Game Playnya yang sangat amat Realistic ( menyerupai kehidupan Asli). Berikut adalah Game - Game yang diprediksikan Laris pada tahun 2014.
1. Thief
Ketakutan mulai melanda The City. Kebencian menjadi nyata ketika yang kaya makin makmur, sementara yang miskin menjadi kurang beruntung dan depresi. Porak poranda dengan penyakit dan kelaparan, akhirnya mereka hanya bisa menunggu sesuatu yang bisa mengubah keadaan mereka.
Garret, seorang ahli pencuri memasuki dunia yang gelap, melalui penciptaan kembali franschise yang membantu mendefinisikan keseluruhan sebuah genre game. Petualangan dari sudut pandang orang pertama ini menampilkan desain yang cerdas yang memungkinkan pemain untuk mengambil kontrol penuh, dengan kebebasan untuk memilih jalan mereka melalui tingkat permainan dan bagaimana mereka mendekati dan mengatasi setiap tantangan.
Platform: PC, PS4 and Xbox One
Dirilis: 25 Februari 2014
2. The Order: 1886
Order: 1886 menulis ulang sejarah dengan memperkenalkan visi unik dari era London-Victorian, dimana mitos dan teknologi hidup secara berdampingan. Sebagai seorang anggota ksatria elit yang bergabung dalam perang yang telah terjadi berabad-abad yang akan menentukan jalannya sejarah selamanya.
Platform: PS4, PC
Dirilis: 2014
3. Tom Clancy’s The Divison
The Division mengambil tempat di New York tiga minggu setelah serangan sebuah virus mematikan, yang dilepaskan saat Black Friday, telah menyapu seluruh kota. Satu demi satu, layanan dasar telah gagal. Masyarakat telah runtuh ke dalam kekacauan. Presiden mengeluarkan Inpres 51, dan The Division, sebuah unit agen rahasia taktis mandiri, diaktifkan. Menjalani kehidupan seperti biasa, agen The Division dilatih untuk beroperasi secara independen untuk menghadapi situasi darurat semacam ini. Ketika semuanya tidak ada harapan, misi mereka segera dimulai.
Di dalam lingkungan Tom Clancy diciptakan seperti nyata, pemain dapat menjelajahi jalan-jalan umum dan lokasi dari Big Apple, yang kini telah hancur oleh penjarahan dan dikuasai oleh kelompok-kelompok yang akan melakukan apa saja untuk bertahan hidup. Dari Central Park sampai ke kereta bawah tanah ke Patung Liberty, tidak ada tempat yang aman. Perjuangkan dengan gigih, secara online, dunia New York yang terbuka di mana eksplorasi, pertempuran, dan kemajuan kerjasama antar pemain sangatlah penting.
Platform: PC, PS4 and Xbox One
Dirilis: 2014
4. Titanfall
Terletak di sebuah perbatasan yang jauh yang terkoyak oleh perang, Titanfall memberikan kebebasan memilih kepada pemain antara bertempur sebagai pilot penyerang elit atau lincah, bersenjatakan berat, serta pengemudi robot Titans raksasa 24-kaki. Perang canggih masa depan memberikan Anda kebebasan untuk bertempur sebagai pilot penyerang elit dan lincah, serta Titan yang bersenjata berat. sistem game online adalah inti untuk pengalaman Titanfall, sebagai multiplayer action dikombinasikan dengan momen heroik dari model campaign tradisional.
Platform: PC and Xbox One
Dirilis: 11 Maret 2014
5. Mad Max
Game ini selayaknya diperhitungkan karena selain terdapat karakter populer Mel Gibson didalamnya, game ini juga memiliki grafik yang luar biasa dengan latar suara yang tampak sungguhan. Pemain akan banyak menemukan senjata – senjata hebat dan lawan-lawan tangguh yang akan mengiringi dalam perjalanan panjangnya.
Platform: PC, PS4 and Xbox One
Dirilis: 2014
6. Ryse: Son of Rome
Dengan format Xbox 360 dan modul Kinect yang sekarang, game ini terlihat seperti lebih baik dengan pedang dan sandalnya yang terlihat lebih bagus dari seri sebelumnya. Pemain mengambil peran sebagai seorang komandan di angkatan darat Romawi, dari permainan yang ditampilkan dari pada E3 Microsoft, mereka akan menyeimbangkan permainan pedang menjadi lebih mendalam dengan kemampuan untuk menyusun serta memerintahkan pasukan mereka.
Platform: Xbox One
Dirilis: 2014
7. Infamous: Second Son
Seorang pahlawan baru(atau itu anti-hero) mendapatkan kekuatan luar biasa di versi baru ini dalam franchise aksi Infamous oleh Sucker Punch.
Platform: PS4
Dirilis: 21 Maret 2014
8. Watch Dogs
Watch Dogs memadukan teknologi mutakhir dan desain game canggih ke dalam dunia terbuka yang realistis dan hidup di mana pemain harus menggunakan cara apapun yang mereka miliki untuk menjatuhkan sistem yang korup.
Platform: PC
Dirilis: Kuartal II 2014
9. Call of Duty: Ghost
Game seri shooter ini terbukti selalu menaklukkan dunia, perusahaan pengembang Activision bersiap-siap ingin kembali mengulangi kesuksesannya, meskipun bukti yang dihadirkan di E3, Call of Duty: Ghost tampak seolah-olah itu mungkin terlihat lebih tenang dari serial pendahulunya. Dengan set 10 tahun setelah runtuhnya Amerika Serikat sebagai negara adidaya, Ghost mengikuti nasib beberapa tentara spec-ops karena mereka memilih jalan melalui reruntuhan Barat. Dikembangkan oleh pencipta Modern Warfare, Infinity Ward, dengan skrip dari penulis film, Stephen Gaghan, Ghost kemungkinan berhasil ke posisi paling atas dalam tangga game terbaik 2014.
Platform: PC, PS3, PS4, Xbox 360 and Xbox One
Dirilis: 5 November 2013
Game: EA Sport Merilis Video GamePlay FIFA World Cup 2014
Jelang lebih dari sebulan peluncurannya, EA Sport baru saja resmi merilis video gameplay terbarunya yang diambil dari permainan game 2014 FIFA World Cup Brasil mendatang yang menawarkan informasi lebih lanjut baik dalam hal judul maupun perubahan luas yang membuatnya sanggup menghadirkan teknik dan formula simulasi sepak bola terkini.
Video yang berisi hasil wawancara VG247 bersama produser game Matius Prior ini mengungkap keberadaan game sepak bola andalan terbaru EA Sport dengan dukungan sejumlah fitur dan cuplikan gameplay terbaru di dalamnya.
Game 2014 FIFA World Cup Brazil ini dirancang untuk memungkinkan setiap pemain (gamer) bisa memilih dari setiap tim nasional yang ada di seluruh dunia dan sekaligus berkesempatan mengikuti proses kualifikasi agar bisa lolos ke putaran final turnamen Piala Dunia Sepak bola FIFA yang sejatinya dalam dunia nyatanya memang akan segera dilangsungkan di negara Brasil pada musim panas tahun 2014 ini.
Selama simulasi permainan sepak bola ini berlangsung, pemain (gamer) yang terlibat dituntut harus berusaha bisa melalui semua pertandingan yang ada dengan sebaik mungkin dan juga bisa menikmati situasi pertandingan yang dilangsungkan di stadion virtual yang pada dasarnya memang telah diadaptasi dari keberadaan stadion resmi sebenarnya di sejumlah tempat di Brasil di mana putaran final piala dunia sepak bola FIFA 2014 akan dilangsungkan.
Game: Batman Arkham Knight Luncur Bulan Oktober 2014
Sekuel game Batman terakhir dari pengembang Rocksteady, yang berjudul Arkham Knight, tampaknya tidak akan menawarkan dukungan multiplayer apapun kepada para penggemarnya, meskipun pada kenyataannya hal tersebut telah menjadi salah satu permintaan utama dari penggemarnya sejak awal Arkham Asylum diluncurkan.
Dan sebagaimana pernyataan dari sutradara dan sekaligus merangkap sebagai penulisnya bernama Sefton Hill yang dikutip oleh VG247 baru-baru ini, keputusan untuk tidak memberikan dukungan multiplayer pada sekuel game Batman terbaru ini telah ditentukan pada awal proses pembangunan dan untuk saat ini pihaknya hanya akan terfokus pada pengembangan elemen single-player saja.
Elemen game Batman: Arkham Knight sendiri telah dikembangkan selama lebih dari dua tahun dengan lebih memprioritaskan pada kualitas dukungan single-player. Sedangkan pada sekuel Batman terbaru ini akan diperkenalkan kecanggihan Batmobile ke dunia game, memberikan pemain lebih banyak mobilitas untuk menjelajahi sudut-sudut jalan di kota Gotham dan juga mendapatkan Flashpoint tentunya.
Dan untuk versi PC, Microsoft Xbox One, dan Sony PlayStation 4, game Batman: Arkham Knight ini dijadwalkan akan segera dirilis pada tanggal 14 Oktober tahun ini.














